Senin, 09 Agustus 2010

Kesehatan

exercise-11.jpgBerbeda dengan sit-up, “The Crunch” atau curl-up, dinilai sangat efektif untuk membentuk otot perut, terutama bagian otot yang disebut rectus abdominis (otot perut bagian depan). Otot inilah yang tampak pada perut yang six-pack. Mungkin anda sebenarnya sudah pernah melakukan the crunch, hanya saja anda dan teman-teman anda tetap menyebutnya dengan sit-up. Pada gerakan ini kedua tangan diletakkan di belakang kepala, tetapi jangan terlalu kencang karena leher dapat tertarik dan menyebabkan cedera.  Variasi yang lain tangan dapat disilangkan di bagian depan badan dengan kedua tangan menyentuh bahu.
Bedanya dengan sit-up, pada the crunch bagian punggung bawah dari tengah tulang punggung hingga bagian tulang ekor tidak ikut terangkat. Dengan kata lain, latihan ini akan melatih lebih keras otot perut anda dengan mengurangi resiko cidera terhadap punggung anda.
Agar lebih efektif lagi, biasanya instruktur fitness anda akan menyarankan untuk menarik pusar anda ke dalam, atau seolah-olah menyedot perut anda, saat melakukan crunch. Sebenarnya cara ini kurang efektif, bahkan suatu penelitian telah membuktikan bahwa dengan ”menyedot perut anda” aktivitas rectus abdominis akan berkurang.
Lalu seperti apa latihan otot perut yang efektif?Suatu penelitian yang melibatkan 25 orang menunjukkan bahwa crunch akan lebih efektif jika perut dikencangkan dan bukannya disedot. Bagian pusar justru sebaiknya didorong keluar dengan mengencangkan otot-otot perut.
Untuk mengurangi resiko cidera punggung dan leher saat melakukan crunch, salah satu kaki dapat dilipat hingga membentuk sudut 90o  sementara kaki yang lain tetap lurus sejajar dengan lantai. Selain itu, letakkan lidah Anda pada bagian langit-langit atas mulut untuk membantu menstabilkan otot leher.
Selamat mencoba!






Abu Rokok Obat Kadas

Kulit adalah organ tubuh yang terletak paling luar membatasinya dari lingkungan hidup manusia. Kulit merupakan organ yang esensial dan vital serta merupakan cermin kesehatan dan kehidupan. Kulit juga sangat kompleks, elastis dan sensitif, berfariasi pada keadaan iklim, umur, ras, dan juga bergantung pada lokasi tubuh.

Kulit manusia tidak bebas dari hama ( steril ). Kulit steril hanya didapatkan pada waktu yang sangat singkat, yaitu setelah lahir. Bahwa kulit manusia tidak steril mudah dalam dimengerti oleh karena permukaan kulit mengandung banyak bahan makanan ( nutrisi ) untuk pertumbuhan organisme, antara lain lemak, bahan- bahan yang mengandung nitrogen, mineral, dan lain- lain yang merupakan hasil tambahan proses keratinisasi atau yang merupakan hasil apendiks kulitDengan keadaan yang demikian, kulit manusia mudah terinfeksi bakteri. Jamur atau pun virus.
Salah satu penyakit yang disebabkan oleh jamur adalah penyakit kadas. Penyakit ini biasanya menginfaksi bagian tangan, telapak kaki, kulit, maupun kepala. Nama penyakit kadas disuaikan dengan tempat yang terinfeksi yang biasanya menyerang orang berkulit sensitive.
Jamur yang menyebabkan penyakit kadas adalah jamur dermatofita yang terbagi atas 3 genus, trichophytin ( T ), mycrosporum ( M ), dan epidermophyton (E).
Ada berbagai cara untuk mengobati penyakit kadas, baik itu menggunkan cara tradisional maupun modern. Keduanya tentu memiliki kelemahan dan kelenihan. Pengobatan tradisional biasanya menggunakan menggunakan bahan- bahan alami dan aman bagi tubuh karena tidak mengandung zat kimia. Sedangkan pengobatan modern banyak mengandung zat kimia, tingkat efek sampingnya tinggi dan harganya mahal. Cara penggunaannya adalah dengandioleskan pada bagian yang terinfeksi,yang sebelumnya digosok dengan logam terlebih dahulu.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
HIV AIDS

ist2_1018113-icons-medicalPENGERTIAN :
AIDS 
( Acquired Immune Deficiency Syndrome ) adalah gejala menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia yang diakibatkan oleh virus HIV
HIV :HIV ( Human Immunodeficiency Virus) adalah sekumpulan mikro organisme yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
DIMANA HIV BISA DITEMUKAN :
HIV terdapat pada tubuh manusia. Dalam jumlah besar, ditemui dalam darah, Cairan Vagina dan sperma. Dalam jumlah kecil, terdapat pada air susu ibu, air liur, air mata dan air seni.
BAGAIMANA HIV BISA MENYERANG :

HIV merusak se darah putih yang berperan penting dalam menjaga kekebalan tubuh. Dengan berkurangnya jumlah sel darah putih yang sehat, kekebalan tubuh akan menurun. Dengan menurunnya kekebalan tubuh, penyakit yang ringan untuk orang lain, dapat menimbulkan kematian bagi oarng yang terinfeksi HIV AIDS.
Penyebaran HIV AIDS bisa menyerang semua orang,laki laki, perempuan, tua, muda, kaya, miskin, bahkan bayi pun dapat terinfeksi HIV AIDS.
PERBEDAAN ANTARA PENGIDAP HIV DAN PENDERITA AIDS ;

Pengidap HIV adalah orang yang telah terinfeksi HIV tapi masih terlihat sehat. Penderita AIDS adalah pengidap HIV yang telah menunjukan gejala AIDS.
GEJALA HIV AIDS :Ada beberapa tahap yang akan dialami oleh seseorang bila terinfeksi HIV AIDS . Gejala tahap awal dimulai dengan flu biasa yang akan sembuh dalam beberapa hari kemudian. Tes darah masih belum dapat menunjukan adanya HIV ( negatif ).
Pada tahap lanjutan setelah melewati masa inkubasi 2 – 10 tahun seseorang yang terinfeksi HIV akan mengalami demam berkepanjangan, selera makan menurun, diare terus menerus tanpa sebab yang jelas, bercak bercak merah dikulit, berat badan menurun drastis.
Gejala tahap ahir sistem kekebalan tubuh menurun, pengidap HIV berkembang menjadi penderita AIDS. Gejala AIDS yang muncul berupa radang paru paru, radang saluran pencernaan, kanker kulit, radang karena jamur di mulut dan kerongkongan, gangguan syaraf, TBC. Umumnya sekitar 1-2 tahun setelah gejala AIDS muncul penderita meninggal dunia
PENULARAN HIV AIDS:

HIV AIDS dapat ditularkan  oleh seseorang yang terinfeksi HIV dan penderita AIDS. Kemungkinan terbesar penularan berasal dari pengidap HIV masih terlihat sehat.  Ada beberapa cara penularan HIV AIDS  diantaranya :
  1. Hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi HIV.
Umumnya HIV terdapat pada darah, sperma dan cairan vagina. Bila salah satu dari pasangan yang melakukan hubungan seksual itu terinfeksi HIV, maka virus mematikan ini akan menular melalui luka kecil yang terjadi saat bersenggama. Berhubungan seksual satu kali saja dengan orang terinfeksi HIV, fatal akibatnya. Laki laki atau perempuan, sama resikonya. Hubungan seksual yang dilakukan pada masa menstruasi memperbesar kemungkinan seseorang terinfeksi HIV. Terbukanya pembuluh darah, memudahkan masuknya HIV kedalam tubuh.
2. Transfusi darah yang telah tercemar HIV.
Darah yang mengandung HIV secara otomatis akan mencamari darah pasien /penerima. Bila hal ini terjadi, pasien secara langsung terinfeksi HIV.
3.  Menusuk /menggores tubtuh dengan alat yang tercemar HIV.
Jarum sunti, alat tindik, jarum tato, atau pisau cukur menjadi media penularan HIV, bila sebelumnya digunakan oleh pengidap HIV. Virus yang tertinggal pada alat alat tersebut akan masuk ke aliran darah yang memakainya. Karenanya, biasakan  memekai jarum suntik, alat tindik, jarum tato atau pisau cukur sekali pakai.
4.  Dari ibu yang terinfeksi HIV kepada janin yang dikandungnya.
Ibu yang mengidap HIV, menularkan virus melalui ari ari / plasenta selama masa kehamilan. Penularan bisa juga terjadi melalui pelukaan pada saat persalinan.
Pencegahan HIV AIDS .
Mengingat bahwa sampai saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan AIDS, maka hanya upaya pencegahanlah  yang bisa kita lakukan agar tidak terinfeksi HIV.
Lakukan hubungan seksual dengan cara aman.
  • Sebaiknya hubungan seksual hanya dilakukan dengan pasangan kita, serta  berusaha untuk selalu setia kepadanya.
  • Gunakan kondom bila karena sesuatu dan lain hal, anda berhubungan seksual dengan orang lain, atau dengan orang berperilaku resiko tinggi sepert :
    • Perempuan / laki laki yang dipastikan sering berganti genti pasangan dalam melakukan hubungan seksual, seperti WTS, Gigolo dsb.
    • Orang orang dengan perilaku seks menyimpang, seperti kaum gay, lesbian, atauwaria.
    • Pecandu narkoba yang sering mengkonsumsi narkotika dengan cara menyuntik.
  • Darah yang akan ditransfusi harus selalu ditest dulu.
    • Sejak beberapa tahun lalu, darah yang akan diberikan kepada seseorang pasien, selalu di test HIV. Namun untuk menghindari kemungkinan terburuk, sebaiknya transfusi darah dilakukan hanya bila benar benar diperlukan.
    • Hindari pengunaan peralatan suntik, atau alat cuckur bekas pakai.
      • Bila anda disuntik, ditindik, ditato, gunakan selalu jarum yang masih steril. Demikian pula kalau anda bercukur, gunakan pisau cukur sekali pakai.  Jangan sekali kali mamakai peralatan tersebut bersama orang lain.  Ingat tampak diluar sehat bukan berarti bebas HIV.
    • Ibu yang terinfeksi HIV, sebaiknya tidak hamil.
      • Hamil adalah hak azasi seorang ibu. Tapi bila darah si ibu telah terinfeksi HIV, sebaiknya tidak hamil dari pada harus melahirkan seorang bayi yang juga mengidap HIV.
Berbagai cara diatas dapat mencegah penularan HIV. Namun berhasil atau tidaknya, sangat tergantung  pada seberapa besar kesadaran anda dalam penerapannya sehari hari. Yang jelas demi kehidupan yang lebih baik.ANDA HARUS BERANI KATAKAN “ TIDAK” PADA SEKS BEBAS DAN NARKOBA.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------






Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Kesehatan"

Posting Komentar

Buat siapa saja yang suka dengan artikel saya, silahkan anda share di mana saja anda suka (blog, facebook, twitter dll). Namun, bila berkenan mohon cantumkan link sumber dari artikel yang sobat blogger share (copy/paste). Mari bangun Indonesia lebih baik lagi, dengan berbagi informasi yang bermanfaat. Terima kasih,,^o^
======================================================

Next Prev home